Logo KPPOD

Opini Media Massa

Revisi UU Pemilu & Representasi Daerah

Reformasi  politik 1998 melahirkan dua agenda besar de­mokrasi Indonesia: desentralisasi pemerintahan dan re­formasi sistem pemilu. Se­telah 25 tahun berjalan, kita dihadapkan pada realitas desain sistem pemilu yang be­lum selaras dengan spirit oto­nomi daerah. Mekanisme pencalonan legislatif dan eksekutif masih bergantung pada preferensi elite partai di tingkat pusat, sehingga ruang otonomi politik daerah menjadi terbatas.

Koperasi Desa dan Otonomi Terpimpin

Pemangkasan dana desa 58% demi pembiayaan pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mencederai prinsip otonomi daerah. Reformasi penataan daerah secara desentralisasi pasca-Orde Baru kini berjalan mundur. 

Otonomi Daerah dan Rezim Retorika Kosmetik

Retorika kosmetik ini makin terlihat telanjang jika membaca Astacita Prioritas Ketujuh yang menjadikan otonomi daerah sebagai bagian dari reformasi tata kelola.

Showing 4-6 of 41 items.