KPPOD dorong Pemda cari sumber pendanaan kreatif

kontan.co.id

KPPOD dorong Pemda cari sumber pendanaan kreatif

Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Robert Endi Jaweng menilai tahun 2021 masih akan menjadi masa sulit bagi pemerintah daerah (Pemda) untuk menjalankan pemerintahannya. Hal tersebut karena Pemda masih harus mengantisipasi dampak pandemi covid-19.

“Saya kira 2021 tahun yang sulit untuk Pemda, saya menduga seperti itu. Satu sisi tekanan fiskal luar biasa. Sebenarnya tidak terlihat sekarang – sekarang saja, mungkin jauh (lebih) berat tekanan fiskalnya tahun depan karena kegiatan ekonomi yang menurun tahun ini baru terasa dampak secara fiskal tahun depan,” kata Robert dalam diskusi virtual, Rabu (23/12).

KPPOD menilai penerimaan pajak masih akan sulit, dan retribusi kemungkinan tidak akan seoptimal seperti tahun – tahun sebelumnya. Sementara di sisi lain, pola respon pandemi saat ini semakin lama semakin berbasis lokal, bahkan berbasis komunitas.

“Pemimpin tidak boleh menyerah, tes atau ujian kepemimpinan saya kira di masa krisis seperti ini,” terang dia.

KPPOD mengingatkan, agar Kepala Daerah tidak hanya mengandalkan transfer ke darah. Kepala Daerah juga perlu berinisitaif mencari sumber pendanaan kreatif lainnya.

“(Kepala Daearah perlu) Keluar ide – ide dengan terobosannya. Misalnya, kalau APBD mengalami tekanan secara serius. daerah kan tidak hanya dibangun karena APBD. Sumber – sumber pembangunan di daerah banyak sekali, diluar fiskal atau APBD, masih ada KPBU,CSR, Obligasi, pinjaman daerah dan sebagainya. Jadi kalau daerah tidak punya cukup finansial ya sumber – sumber ini yang harus dimobilisasi,” jelas dia.

KPPOD menyebut untuk mencari pendanaan kreatif tersebut, dibutuhkan kepala daerah yang punya rencana atau program yang terukur dan jelas. Sehingga para pihak yang nantinya akan memberikan bantuan seperti obligasi atau pinjaman daerah, akan yakin bahwa kepala daerah dapat dipercaya dan birokrasinya bekerja secara optimal.

Lebih lanjut, KPPOD mendorong agar kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2020 untuk segera beradaptasi untuk memimpin daerahnya. Kementerian Dalam Negeri diminta untuk segera memfasilitasi penguatan kapasitas bagi kepala daerah terpilih

“Tingginya tingkat partisipasi dalam Pilkada merupakan mandat yang harus dibayar lunas. Terutama untuk pemulihan ekonomi dan penanganan covid-19,” kata Robert.

Sumber: https://nasional.kontan.co.id/news/kppod-dorong-pemda-cari-sumber-pendanaan-kreatif


Dibaca 112 kali