Dalam RUU Cipta Kerja, Usaha Berisiko Tinggi Dipantau

medcom.id

Dalam RUU Cipta Kerja, Usaha Berisiko Tinggi Dipantau

Peneliti dari Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Arman Suparman menilai usaha bisnis yang memiliki risiko tinggi nantinya akan mendapat perizinan dan pemantauan ketat dari pemerintah. 

"Dari RUU Cipta Kerja itu nantinya akan dibagi secara klaster risiko, di antaranya adalah usaha yang memiliki risiko tinggi tentunya akan mendapat kontrol yang lebih ketat," kata Arman dalam webinar di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2020.

Lebih lanjut, dari pemecahan klaster RUU Cipta Kerja dalam persoalan penyederhanaan perizinan, menurutnya parameter risiko tinggi adalah usaha kesehatan, usaha keamanan dan keselamatan, dan usaha berbasis lingkungan. 

Untuk usaha yang memiliki risiko tinggi tersebut akan membutuhkan izin usaha hingga adanya inspeksi. Sedangkan di level risiko sedang membutuhkan perizinan standar, kemudian usaha risiko rendah hanya cukup membutuhkan registrasi.

Kerangka RUU Cita Kerja sendiri akan terbagi dari tiga hal utama yaitu pertama sektor investasi dengan padat perizinan serta membuka banyak peluang kerja.

Kemudian, UMKM yang lebih membutuhkan perizinan jenis pemberdayaan dan perlindungan dan yang ketiga adalah proyek pemerintah. Ketiga hal tersebut dalam pengawasan nantinya akan membutuhkan administrasi pemerintah di mana akan ada pengenaan sanksi apabila ditemukan pelanggaran.

Sumber: https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/akW5eAWN-dalam-ruu-cipta-kerja-usaha-berisiko-tinggi-dipantau


Dibaca 77 kali