top

KPPOD
Gd. Permata Kuningan Lt.10,
Jl. Kuningan Mulia, Kav. 9C,
Guntur, Setiabudi,
Jakarta Selatan, 12980.
Telp.: (62-21) 8378 0642/53
Fax.: (62-21) 8378 0643
Email: kppod@kppod.org







PUBLIKASI KPPOD

kppod-brief

report-kppod

kppod-brief

Articles

Hanya 4 Parpol Ini Yang Mau Angkat Isu Otonomi Daerah

Kompetisi partai politik dalam mengarungi pemilu tahun ini masih terbelenggu pada jualan popularitas tokoh dan pertentengan elit antar parpol sehingga isu pembangunan seperti otonomi daerah (otda) kurang dilirik.


Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) melihat hanya ada empat partai yang fokus mengangkat isu kebijakan otonomi daerah dalam platform partai yakni Nasdem, PKS, Gerindra dan Golkar.  Beberapa partai lain punya platform yang sama namun belum tampak secara optimal.


PDIP sebenarnya memiliki susunan kepengurusan bidang pemerintahan dan otonomi daerah namun tidak ditemukan program secara eksplisit. PKB justru sama sekali tidak memiliki platform pembangunan daerah.


Direktur Eksekutif KPPOD Robert Endi Jaweng mengatakan isu otonomi daerah memang  kalah populer dibandingkan jualan tokoh kader partai maupun sosok Ketua Umum. Tapi jika menengok lebih jauh selama 15 tahun pelaksanaan Otda terbilang gagal karena 80% yakni 381 daerah otonom cuma melahirkan ‘bayi’ prematur saja.


Beberapa indikator kegagalan Otda selama ini antara lain sebanyak 318 kepala daerah dan wakil kepala daerah tersangkut kasus korupsi. Penggunaan anggaran di 276 Kabupaten/Kota menghabiskan 50%-75% dari APBD untuk belanja pegawai.


Selain itu ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat sangat tinggi karena rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan APBD kurang dari 10%. Kondisi seperti ini disebabkan karena kebijakan fiskal sangat sangat dipengaruhi oleh pemerintah pusat.


Jika para caleg tidak menyampaikan isu tentang Otda maka yang dirugikan adalah publik. “Isu otonomi daerah sangat penting disampaikan oleh para caleg, karena publik akan sulit menagih janji kalau tidak disampaikan sejak awal,” katanya disela-sela diskusi Platform Politik Desentralisasi Parpol Peserta Pemilu di Jakarta, Jumat (4/4/2014).


Sebenarnya apabila Otda dikemas lebih apik sebagai bahan kampanye untuk melahirkan isu penting pembangunan republik ini, kata Endi, bukan tidak mungkin jadi resep mujarab mendongkrak suara partai. Namun KPPOD sejauh ini belum memiliki survei korelasi antara isu pembangunan Otda dengan kenaikan elektabilitas partai maupun capres.


Yang jelas, lanjutnya, keberhasilan Otda butuh kepemimpinan yang punya arah yang jelas karena 75% keberhasilan negara dipengaruhi oleh pemerintah daerah. Hal ini sebenarnya menjadi isu yang seksi pada kampanye Pilpres mendatang.


Pertimbangan lainnya, sekitar 60% APBN yakni Rp1.800 triliun akan lari ke daerah untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik maupun optimalisasi kesejahtaraan rakyat. Hal ini sebenarnya dapat menjadi ajang perburuan rente partai politik di sektor Otda.


“Isu otonomi pasti menguntungkan untuk porsi mereka di daerah. Saya membaca otonomi belakangan ini semakin dibajak untuk kepentingan pragmatis, kita ditanya lima tahun ke depan suram juga enggak tapi jalan kemana itu nggak pasti karena banyak kepentingan yang bonceng itu,” jelas Endi.


Selama ini sudah ada 219 wilayah yang dimekarkan dan terus ditambah hingga 92 wilayah yang ditargetkan selesai oleh DPR periode ini. KPPOD menilai pemekaran tidak terbukti menjadi rute alternatif memperbaiki kesejahteraan rakyat dan pelayanan publik.


“Itu hanya akal-akalan karena tidak terbukti. Kalau bicara seperti itu ajang pencarian duit iya, banyak sekali agenda otonomi diboncengi kepentingan seperti itu dan yang paling nyata soal pemekaran,” kata Endi.

 

--- (Sumber: http://surabaya.bisnis.com/read/20140404/25/70091/hanya-4-parpol-ini-yang-mau-angkat-isu-otonomi-daerah) ---

KPPOD Calendar

August 2014
M T W T F S S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Visitors Traffic

Today240
Yesterday538
This week2095
This month12669
Total179609

Visitor IP : 54.205.247.203 Browser & OS: Unknown - Unknown Thursday, 21 August 2014

Who Is Online

Guests : 7 guests online

Facebook


bottom

Copyright © 2001-2014 by KPPOD. All Rights Reserved
Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah